Kamis, 31 Oktober 2013

Strategi Dajjal Menguasai Dunia (1)





dajjal 490x326 Strategi Dajjal Menguasai Dunia (1)DAJJAL merupakan manusia penipu yang sengaja diprogram oleh Allah untuk menipu manusia khususnya kaum Yahudi. Dajjal menipu manusia dalam segala bidang baik akidah, akhlak hingga kepada uang. Dalam ajaran Islam uang yang disyariatkan adalah uang yang berasal dari emas dan perak, bahkan uang tersebut sudah dipakai sejak nabi-nabi terdahulu.
Emas disebut dengan dinar sedangkan perak disebut dengan dirham, uang dalam Islam uang secara intrinsik mempunyai  nilai integritas atau nilai tukar yang langsung terletak pada uang tersebut, sama seperti barter yang dilakukan pada zaman-zaman terdahulu. Artinya kedua-dua barang yang ditukar sama-sama mempunyai nilai jual masing-masing.
Setelah masa kegelapan terjadi di dunia Islam dengan runtuhnya khilafah Turki Usmaniyyah, dan masa kejayaan mulai nampak di Eropa, pada awalnya penggunaan uang masih juga menggunakan dinar dan dirham, kemudian pada masa Inggris menjadi pengusa dunia, disebabkan adanya kesulitan dalam menjalankan perekonomian dengan menggunakan logam, maka pemerintahan Inggris membuatlah satu sistem dengan membuat kertas sebagai cek, untuk penyimpanan uang logam. Sehingga seiring berjalan waktu cek itu berubah menjadi uang kertas.  Sehingga pada masa itu mata uang Poundsterling  memiliki dua macam bentuk iaitu mata wang kertas dan mata wang logam.
Pada awalnya uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai perantara untuk melakukan transaksi.  Sehingga uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di bank dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Maka pada dasarnya uang kertas itu di ibaratkan sebagai cek.
Setelah perang dunia pertama Amerika menjadi negara penguasa dunia sehingga sistem keuangan dunia dipegang oleh Amerika.  Mulailah Dajjal menyusun rencana untuk memperbudak manusia dengan uang. Tepatnya setelah  setelah Perang dunia  kedua, AS menggagas perjanjian untuk menjalankan sebuah sistem bersama yang kemudian dikenal sebagai perjanjian Bretton Woods pada tahun 1944 M yang dihadiri 730 orang wakil dari 44 negara. Disepakati bahwa US Dollar berperan sentral dalam sistem moneter dunia. Dollar Amerika bisa dijadikan sebagai cadangan devisa. Sehingga dalam sistem ini menetapkan bahwa untuk setiap pencetakan uang 35 dolar  di back up  dengan satu ons emas sebagai cadangan yang harus disimpan di bank. Sehingga uang kertas tetap masih mempunyai nilai karena masih bisa dianggap sebagai cek.
Hal yang perlu di ingat bahwa sistem keuangan dalam perjanjian Bretton Woods tidak dijalankan oleh pemerintahan Amerika tetapi semua dijalankan oleh pihak swata, Satu-satunya lembaga yang berhak mencetak dollar adalah bank yang bernama The Fed (Federal Reserve Bank). Ironisnya, ternyata bank ini bukan milik pemerintah AS. Bank itu murni bank swasta,  seorang konglomerat Yahudi-Zionis, bernama Rothschild. Dialah yang memiliki impian terbentuknya Israel raya yang tujuan akhirnya adalah menunggu kedatangan sang penyelamat kaum Yahudi yaitu al-Masih Dajjal.
Awalnya Amerika mempunyai bank pemerintah yang mencetak uang sebagai sertifikat emas dan perak. Secara bertahap, uang kertas diperkenalkan kepada masyarakat dan menjadi alat tukar pengganti koin emas dan perak. Lalu, pada tahun 1913 M, Rothschild  membentuk The Fed. The Fed memiliki cadangan emas yang sangat banyak, sehingga mampu meminjamkan uang yang sangat besar kepada pemerintah AS. Kandidat-kandidat presiden AS dibiayai kampanye mereka oleh The Fed, dan setelah berkuasa, para presiden itu mengeluarkan keputusan berupa UU yang menguntungkan The Fed. Dimulai dari Presiden Woodrow Wilson, pada tahun 1914 M menandatangani keputusan memberikan hak cetak mata uang AS kepada The Fed. Pemerintah mendapatkan uang kertas produksi The Fed dalam bentuk hutang yang harus dibayar kembalikan berserta bunganya. Rakyat AS dipaksa membayar pajak untuk membayar bunga tersebut.
Inilah awal mula strategi Dajjal menguasai dunia dengan menguasai uang, sehingga dalam protokol zionis dikatakan bahwa siapa pun yang menguasai ekonomi berarti ia mengusai dunia.
 “Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus mengapa dengan kebebasan itu. Inilah tugas Konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang. ”
BERSAMBUNG....

Ciri-ciri Dajjal (1)



dajjal 490x326 Ciri ciri Dajjal (1)DALAM berbagai referensi hadist Rasulullah telah menjelaskan secara detail tentang ciri-ciri Dajjal di akhir zaman. Dalam hal ini umat Islam terbagi kepada dua metode pemahaman ada yang memahami secara hakiki dan ada yang memahami secara majazi. Rasulullah telah memberi gambaran tentang sosok Dajjal di akhir zaman sebagaimana disebutkan dalam hadist Rasulullah bersabda: “Tidak ada seorang nabi pun kecuali memperingatkan umatnya. si buta sebelah yang pendusta. Ketahuilah  ia buta sebelah, adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua matanya ka fa ra iaitu kafir.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kemudian di dalam hadis yang lain disebutkan, “Hanya bisa membacanya semua mukmin yang bisa menulis ataupun tidak.” (HR. Muslim).
Dalam hal ini sebahagian umat Islam memahami hadist di atas secara hakiki mereka berpandangan bahwa Dajjal yang di utus di akhir zaman untuk menipu umat manusia adalah buta sebelah matanya yaitu mata kanannya dan di atas kedua matanya terdapat tulisan kafir. Sehingga selama orang yang disebut cirinya di atas belum muncul berarti Dajjal yang diceritakan dalam hadist belum muncul.
Sedangkan sebagian umat Islam lainnya memahami seluruh hadis masalah Dajjal adalah bermakna majazi sehingga dalam pandangan mereka Dajjal tidak ada dalam wujud manusia. Dajjal hanyalah sebuah sistem dunia di akhir zaman yang bermakna sistem kekufuran.
Maka dalam hal ini penulis mengambil jalan tengah di antara kedua pendapat tersebut bahwa tidak semua hadist tentang Dajjal diambil makna secara hakiki juga tidak semua hadist tentang di ambil maknanya secara majazi. Ada makna yang menunjukkan hakiki dan ada makna yang menunjukkan majazi.
Dalam hadis di atas dijelaskan bahwa salah satu ciri Dajjal buta sebelah matanya, ia hanya melihat dengan satu mata sedangkan mata satunya lagi buta. Di dalam sebuah hadist Rasulullah menjelaskan bahwa Dajjal berada di dunia dalam empat tahap.  Di dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan: Kami bertanya: “Wahai Rasulullah berapa lamakah Dajjal akan tinggal di muka  bumi ini? Nabi menjawab: Dajjal akan tinggal selama empat puluh hari. Hari yang pertama seperti setahun dan hari  berikutnya seperti sebulan dan hari ketiga seperti seminggu. Kemudian hari yang masih tinggal lagi  adalah sama  seperti hari kamu yang biasa.”
Tahap pertama sampai dengan tahap ketiga Dajjal belum wujud sebagai manusia kerana perbedaan demensi waktu dengan manusia di dunia. Tetapi Dajjal telah berada di dunia sebagaimana di jelaskan dalam sebuah hadist tentang Tamim Ad-dari yang pernah menjumpai Dajjal di sebuah pulau.
Disebabkan berbeda  dimensi waktu sehingga kita tidak bisa melihatnya. Tetapi para penyembah Dajjal bisa berinteraksi dengan cara melakukan ritual-ritual ilmu sihir kuno yang di kenal dengan ajaran Kabbalah. Para pengikut Dajjal menggunakan simbol mata satu sebagai simbol tuhan mereka ini bisa kita lihat pada lembaran uang satu dolar Amerika. Lambang mata satu di atas piramid menunjukkan keterkaitan ajaran paganisme Mesir yang dibawa oleh pengikut Dajjal hari ini.
BERSAMBUNG....